Tampilkan postingan dengan label Short story of my life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Short story of my life. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2016

Warung Pecel Punten Mriki Maleh - Warung Pecel Punten Terlaris di Kediri

Warung Pecel Punten Mriki Maleh merupakan warung yang Mewah. Eits, jangan salah paham arti kata Mewah bukanlah tempatnya yang megah dan serba berkilau, mewah disini maksudnya Mepet sawah.

Penjual dalam melayani Customer disertai candaan, inilah yang membuat para customer merasa nyaman. Selain itu, para pembeli bisa mengambil sendiri lauknya sesuai selera. Terlebih lagi ketika melakukan pembayaran, penjual menyebutkan harga dengan makna konotasi, yaitu ribu diganti juta. Misalnya: "Pecel punten 3,5 juta" yang sebenarnya 3.500 ribu rupiah.

Ketika pembeli selesai melakukan transaksi pembayaran, para penjual pun mengucapkan salam "Benjing mriki maleh nggih", yang mengisyaratkan agar ketika kita sehat atau ingin makan pecel punten dan punya waktu luang kita bisa datang lagi ke warung tersebut.

Mengapa kok dikasih juta?
"Pembeliku biar jutaan, rezekinya banyak sini biar kebagihan", kata Ibu Sumiati (Penjual Pecel Punten)


Sumber video: kediripedia.com

Jumat, 04 Maret 2016

Puisi Bagus_Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana - Mustofa Bisri

Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana
Kau ini bagaimana?
kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir
aku harus bagaimana?
kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
kau ini bagaimana?
kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin plan
aku harus bagaimana?
aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimbung kakiku
kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
kau ini bagaimana?
kau suruh aku takwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
aku harus bagaimana?
aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
aku kau suruh berdisiplin, kau mencontohkan yang lain
kau ini bagaimana?
kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara tiap saat
kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
aku harus bagaimana?
aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
kau ini bagaimana?
kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
aku harus bagaimana?
aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap wallahu a’lam bissawab
kau ini bagaimana?
kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
aku harus bagaimana?
aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah kupilih kau bertindak sendiri semaumu
kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
kau ini bagaimana?
kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
aku harus bagaimana?
kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
kau ini bagaimana?
aku bilang terserah kau, kau tidak mau
aku bilang terserah kita, kau tak suka
aku bilang terserah aku, kau memakiku
kau ini bagaimana?
atau aku harus bagaimana?

1987
Mustofa Bisri (Gus Mus)

NB: Puisi diatas adalah puisi yang kubacakan ketika Ujian Praktik Bahasa Indonesia (Sabtu, 27 Februari 2016)

Senin, 29 Februari 2016

Detik-Detik Pengumuman Pemeringkatan SNMPTN

Detik ini adalah pengumuman SNMPTN, gemeteran awalnya ketika membuka website pengumuman pemeringkatan SNMPTN. Padahal masih pemeringkatan, saya begitu yakin bahwa saya bisa ikut SNMPTN, karena akreditasi sekolah saya Akreditasi "A" yang berarti kuota siswa yang bisa masuk sebanyak 75% terbaik satu sekolah, tetapi ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan. Setelah terbuka websitenya dan memasukkan NISN beserta password-nya, apa yang terjadi sungguh sangat berbeda dari apa yang diharapkan. Saya sempat berharap semoga ini semua mimpi, tapi ini memang kenyataan, apalah daya yang bisa saya lakukan? hanya bisa bersabar dan berdo'a semoga mendapatkan yang terbaik. Amin

Tahun Kabisat: 9 Ide Luar Biasa Untuk Merayakan Ultah di Tanggal 29 Februari

Special moment buat Ayahku tercinta.

Happy Birthday Ayah
Terima kasih untuk semua yang Kau berikan, Semoga Ayah selalu dalam lindungan Allah SWT.
Maafkan aku yang selalu merepotkanmu bahkan tak jarang aku tak mematuhi perintahmu.
Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan bisa segera naik haji ke Baitullah.
Amin
Wish You All The Best in My Life

I <3 U Ayah

Tahun Kabisat: 9 Ide Luar Biasa Untuk Merayakan Ultah di Tanggal 29 Februari

Untukmu yang Lagi Terpuruk: Yakin Pada Dirimu, Karena Kamu Peran Penting di Dunia Ini

Untukmu yang Lagi Terpuruk: Yakin Pada Dirimu, Karena Kamu Peran Penting di Dunia Ini

11 Kebohongan yang Kamu Ciptakan Sendiri Inilah yang Menghalangi Langkahmu untuk Sukses!

11 Kebohongan yang Kamu Ciptakan Sendiri Inilah yang Menghalangi Langkahmu untuk Sukses!

Rabu, 24 Februari 2016

Kata Kata Mutiara

Kali ini admin akan mengeposkan seputar kata kata mutiara, kata kata mutiara adalah kata yang indah dan mengandung unsur seni dan penuh makna. Semoga dengan kata kata mutiara ini, membuat semangat hidup para pembaca bangkit lagi. Amin

Jangan takut akan bayangan, karena bayangan berarti ada suatu cahaya yang bersinar di dekatnya. Jika cobaan sepanjang sungai, maka Kesabaran itu seluas Samudra. Jika Harapan sejauh Hamparan mata memandang, maka Tekad mesti seluas Angkasa membentang. Jika Pengorabanan sebesar Bumi, maka keikhlasan harus seluas Jagad Raya.

Percayalah bahwa setiap langkah kita selalu diiringi cahaya, yang menerangi kelamnya suatu perjalanan. Maka, jadilah seperti cahaya. Walaupun dalam kegelapan ia tetap teerang dan memudahkan mencapai tempat tujuan serta tidak mudah tersesat, karena ia tidak kehilangan prinsip yang ada pada dirinya.


Sabtu, 13 Februari 2016

Tips sukses mencapai target & cara belajar efektif

Ada baiknya Anda membuat persiapan yang baik buat satu semester ke depan. Tak ubahnya para peserta diri yang dituntut mempersiapkan segala keperluan, seperti buku pelajaran, buku tulis atau baju seragam.
Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan, Pertama, tentukan target Anda di semester ini apa. Kemudian buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut.
Supaya target belajar goal-nya lebih cepat, berikut ada beberapa tips bagaimana cara belajar yang efektif, yang telah teruji oleh beberapa negera maju. Tips ini bisa Anda jalankan sendiri, atau ditularkan kepada teman Anda.

1. Seorang teman dari Amerika memberi saran belajar yang dia dapat dari ayahnya. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.
2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau totor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.
3. Beberapa teman juga merekomendasikan untuk mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi kalo membacanya kembali atau mempelajaricatatan tersebut setelah diketik.
4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat kala senggang.
5. Teman lainnya menyarankan untuk selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.
6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.
7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya: selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.
8. Ada beberapa teman dari Australia yang menyukai waktu belajar pada siang hari. Maklum, badan masih segar setelah tidur cukup di malam hari, jadi semangat masih tinggi. Kondisi yang bagus tersebut tidak mereka sia-siakan begitu saja. Pagi mereka konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari hanya mereka gunakan untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.
9. Kalau badan capek, bakal susah buat konsentrasinya. Beberapa teman menyarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.
10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih music yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ato Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.
Memang bingung ya kalau semua orang saling memberi tahu apa yang harus dikerjakan. Paling penting adalah utamakan prioritas Anda. Karena biasanya kita menilai diri sendiri dari apa yang dirasakan, sedang orang lain hanya melihat dari apa yang telah kita hasilkan.
Sementara apa yang bisa kita hasilkan hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, buat target yang kamu percaya mampu meraihnya bukan apa yang dipikirkan orang lain.
Begitu juga dengan cara belajar efektif, pilih cara baik mana yang paling pas dengan kondisi Anda. Selamat mencoba!


Kamis, 11 Februari 2016

Mekanisme Pernapasan Perut dan Pernapasan Dada

Mekanisme Pernapasan Perut dan Pernapasan Dada

NAMA                  : NURRISHMA SYAFA’ATUL HUSNA

KELAS/ABSEN   : XI-AKSEL/22

PERNAPASAN PERUT
Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada.
Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut.
1. Fase Inspirasi. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar, akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk.

2. Fase Ekspirasi. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma (kembali ke posisi semula, mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar, akibatnya udara keluar dari paru-paru.

 PERNAPASAN DADA
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk.



Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.

2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbondioksida keluar.

Senin, 09 November 2015

Akhlak

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, disaat aku sudah tidak berdaya lagi untuk berbuat sesuatu aku hanya bisa berpasrah diri dan meminta kepadaMu . . .
Hamba yakin bahwa Engkau tidak akan pernah menurunkan cobaan kepada hambaMu melebihi kekuatan dan kemampuan HambaMu. Dan kekuatan yang ada pada manusia itu tidak ada daya upaya kecuali daya upayaMu.
Hamba hanya bisa berikhtiar berdo’a dan bertawakkal kepadamu, dan yakin bahwa hamba pasti bias menghadapi semua ini.
Semangat untuk menghadapi semua ini, semua masalah yang ada,  setiap hari muncul bergiliran tanpa henti. Ya Allah berilah kesabaran kepada hamba. Sesungguhnya hamba tidak bisa berbuat apa-apa tanpa daya dan upaya dari Engkau Ya Allah . . .
Hamba selalu yakin bahwa masalah yang Engkau berikan itu merupakan bentuk kecintaanMu terhadap hambaMu. Masalah yang Engkau berikan hanya untuk menguji seberapa kuat iman hambaMu.
Ketika hati ini terasa rapuh hamba tidak bisa berbuat apapun, yang kubisa hanyalah mencurahkan rasa ini kepadaMu. Karena sesungguhnya tidak ada tempat lain yang pantas untuk hamba bercurah dan mengeluh.
Ya Allah, hamba memang lemah dihadapanMu. Tetapi tegarkanlah hamba dihadapan sesamaku. Ya Allah lindungilah hamba yang sedang diperantauan ini, jauh dari keluarga hamba, merindukan kasih sayang dari keluarga, merindukan belaian tangan dari sang ibu, perhatian dari orang tua. Dengan itu hamba hanya bisa berdo’a semoga Engkau melindungi keluarga hamba dari segala marabahaya.
Ya Allah, hamba tahu seberapa besar pengorbanan orang tua hamba untuk dapat menyekolahkan disini dan membiayai kebutuhan sekolah hamba. Hamba tidak ingin mengecewakan mereka yang telah berkorban sangat besar demi hamba.
Mereka sangat berarti bagi kehidupan hamba, ampunilah dosa mereka dan sayangilah mereka sebagaim
ana mereka mengasuhku diwaktu kecil. Mudahkanlah segala urusan mereka, berikanlah rezki yang halal dan barakah.

Semoga yang hamba pelajari disini tidak sia-sia dan menjadi ilmu yang bermanfa’at untuk agama, dunia dan di akhirat. Amiin.

Selasa, 27 Oktober 2015

Benarkah Anak Tertua Lebih Pintar Ketimbang Adik-adiknya Nanti?

Benarkah Anak Tertua Lebih Pintar Ketimbang Adik-adiknya Nanti?
Kamis,  22 Oktober 2015  −  04:25 WIB

Benarkah saat ini Chris Hemsworth (kanan) lebih pintar ketimbang adiknya, Liam? (metro.co.uk)
A+ A-



LONDON - Benarkah klaim yang menyatakan anak tertua alias anak pertama dalam sebuah keluarga, bakal memiliki intelejensia lebih hebat ketimbang adik-adiknya? Mari kita simak studi terbaru berikut ini. 


Seperti dilansir dari situs metro.co.uk. Sebuah studi baru telah memperlihatkan bahwa anak tertua/pertama dari sebuah keluarga mempunyai nilai IQ yang lebih tinggi ketimbang adik-adiknya. 

Uniknya, ini bukan karena soal keturunan atau alami. Justru karena si abang atau kakak tertua ini, mendapatkan anugerah itu melalui pendidikan. Lalu pendidikan apa? 

Ya, ternyata jumlah IQ lebih tinggi itu di dapat si anak tertua via mendidik atau mengasuh adik-adiknya. 

Para peneliti juga mengatakan bahwa, kalau orang tua si anak terlalu sibuk bekerja, dan memberikan pengasuhan lebih sering kepada di kakak tertua terhadap adik-adiknya. 

Maka itu merupakan sebuah keuntungan tersendiri bagi si anak tertua. Well, ini jelas sebuah kabar tidak bagus buat Anda, adik-adik.  




Berita buruk juga bagi Pangeran Harry, adik Pangeran William, sebagai putra mahkota Kerajaan Inggris. Atau kabar tidak baik juga bagi Kendall Jenner di keluarga Kardashian. 

Tapi eits, nanti dulu. Para peneliti yang berasal dari Universitas Leipzig, Jerman, ini. Juga memaparkan jika para orang tua tidak perlu merasa khawatir dengan temuan gres ini. 

Pasalnya, letak atau nilai perbedaan IQ antara si abang/kakak tertua dengan adik-adiknya nanti. Terdapat jumlah yang tidak terlalu besar. Sehingga tidak sampai memerlukan Anda para orang tua buat melakukan pembedahan otak. 

Karena studi baru ini menyebut kalau perbedaan nilai IQ antara si kakak tertua dengan adik-adiknya nanti, hanya berselisih sekitar minus (-) 1,5 saja/anak. 




Meskipun begitu, ada kabar baik bagi Anda orang tua yang hanya memiliki dua anak. Karena si kakak tertua, disebut tidak akan terlalu mendominasi soal nilai ini atas si adik. 

Nilai kesempatan atau perbandingannya buat kategori ini ialah 6:10 (6 diantara 10) bagi sang kakak yang nantinya memiliki IQ lebih tinggi. 

So, dengan begitu adiknya relatif masih memiliki kans kuat buat melewati koefisien IQ dari sang kakak. 

Adapun harus diakui jika sang kakak punya peningkatan persepsi yang tergambar dari kekuatan otak mereka ketimbang si adik. Dan si adik memang punya kecenderungan melihat diri mereka seakan memiliki kekuarangan dari sang kakak tertua. 




Walaupun dari sisi kepribadian tidak mengalami masalah. Tapi para peneliti mengaku terkejut dengan hasil studi ini, yang mereka anggap sebagai temuan baru yang ada diluar ekpektasi. 

Perlu diketahui, jika data ini beserta nilai IQ, hingga tes kepribadian, dilakukan di tiga negara, Jerman, Inggris, serta Britania Raya. Studi ini melibatkan total lebih dari 20 ribu responden.



sumber : http://lifestyle.sindonews.com/read/1054980/166/benarkah-anak-tertua-lebih-pintar-ketimbang-adik-adiknya-nanti-1445410260

Kamis, 22 Oktober 2015

Jiu-Jitsu

Tingkatan warna sabuk Jiu-jitsu

Didalam Jiu-jitsu ada 6 tingkatan murid yang biasa disebut "Kyu", dan 10 tingkatan pelatih yang disebut dengan "Dan". Di bawah ini warna sabuk dan tingkatannya:
I. Tingkatan Murid
1) Kyu 6 ( sabuk putih )
2) Kyu 5 ( sabuk kuning )
3) Kyu 4 ( sabuk hijau )
4) Kyu 3 ( sabuk orange )
5) Kyu 2 ( sabuk biru/asisten pelatih 2)
6) Kyu 1 ( sabuk coklat/asisten pelatih 1)

II. Tingkatan Pelatih
1. Dan 1-5 (sabuk hitam)
2. Dan 6-8 (sabuk merah-putih)
3. Dan 9 dan 10 (sabuk merah)

Untuk menempuh tingkat selanjutnya harus melalui ujian dan pelantikan terlebih dahulu.
Semoga Bermanfaat.

Rabu, 18 Februari 2015

1st Tulungagung Islamic Book Fair 2015
Oleh : Nurrishma S H
               1st Tulungagung Islamic Book Fair 2015, itu merupakan hari terakhir acara tersebut dibuka. Sebelumnya, saya sudah berniat dan mengatur bahwa buku yang akan saya beli hanyalah buku yang saya butuhkan saja. Alasannya sederhana yaitu tempat buku di rumah saya sangat terbatas. Jika saya terlalu banyak membeli buku, maka rumah akan menjadi gudang buku yang tercecer sampai kemana-mana. Selain itu, buku yang sudah saya miliki masih banyak yang belum sempat saya baca. Maka dari itu, dengan terus membeli berarti lebih banyak lagi yang belum saya baca.
Tetapi, niat saya tersebut belum bisa terpenuhi, bisa dikatakan gagal. Ada saat - saat tertentu yang mengharuskan saya untuk membeli buku. Selain itu, meskipun saya sudah berusaha membatasi, tetapi tetap saja usaha tersebut belum bisa tercapai karena suatu kebutuhan.
           Minggu, 15 Februari 2015. Saya pergi ke 1st Islamic Book Fair (IBF) di Tulungagung tepatnya di Gedung Balai Rakyat, utara alun-alun Tulungagung. Ketika itu saya bersama dengan Mama. Senang sekali rasanya bisa jalan-jalan dengan Mama, karena sudah lama kami tidak melakukannya semenjak saya bersekolah di Madrasah Aliyah dan tinggal di Ma'had.
Ketika sampai disana, saya segera memilih buku yang sekiranya dibutuhkan. Karena terlalu banyak bukunya, saya agak kesulitan dalam memilihnya sehingga harus berpikir berkali-kali agar buku yang saya beli kelak bisa bermanfaat. Saya sudah membatasi tidak akan membeli novel. Karena menurut saya, buku seperti novel, cerpen, dan komik hanya bisa dibaca satu kali saja. Pertama, tujuanku hanya membeli dua buku yaitu buku Vocabullary dan TOEFL. Setelah saya melihat lagi saya tertarik kepada satu buku, dan ternyata buku itu berobral Rp. 20.000 dapat tiga buku. Akhirnya saya memilih dua buku lagi untuk menggenapkan obralan tersebut. Jadi, total harga 5 buku yang saya beli adalah Rp. 50.000. Awalnya saya takut kalau nggak dibolehin sama Mama, tetapi Alhamdulillah ternyata boleh.
              Setelah membeli buku, saya dan Mama pergi ke stand penjual busana muslimah. Awalnya kami hanya melihat-lihat, kemudian tertarik untuk membeli. Akhirnya, saya dibelikan baju atasan muslimah oleh Mama. Sedangkan beliau sendiri membeli gamis dan dua rok yang memang mode-nya bagus. Karena mama juga pedagang eceran, jadi mama juga membeli kaos kaki berwarna polos untuk dijual lagi. Saat kami hendak keluar, saya melihat satu buku. Seketika saya teringat kepada tugas yang diberikan dari ekstrakurikuler yang saya ikuti di sekolah, yaitu Desain Grafis. Saya berfikir, mungkin buku ini bisa membantu meringankan tugas saya dalam mengerjakan Blog. Akhirnya saya membelinya. Buku tentang Blog yang saya beli tersebut akan menemani saya dalam mengerjakan tugas yang saya terima. Buku tersebut harganya hanya Rp.10.000. Jadi, total keseluruhan buku yang sudah saya beli adalah Rp.60.000

Setelah semuanya dirasa sudah cukup dan adzan Dzuhur sudah berkumandang, kami segera keluar dan pergi ke masjid untuk memenuhi panggilan adzan. Keluar dari gedung kami menukarkan nota dengan kupon yang akan diundi pada malam harinya. Kami mendapatkan 12 buah kupon, kemudian kami mengisinya. Setelah selesai, kupon tersebut kami masukkan kedalam kotak kupon. Disitu sudah banyak kupon yang terkumpul. Dengan bacaan basmalah kami memasukkannya dengan penuh harap, agar saat pengundian nanti kami mendapatkan doorprize.
             Kami pergi ke masjid Agung yang terletak disamping alun-alun tersebut. Sembari shalat kami juga beristirahat disana. Setelah selesai melepas lelah, kami segera pulang.
Ini foto yang sempat saya ambil di masjid Agung dan sekitar alun - alun Tulungagung :



Pertimbangannya sederhana yaitu tempat buku di rumah saya sangat terbatas. Jika saya terus membeli buku, persoalan tempat bisa menjadi masalah tersendiri. Selain itu, buku yang saya miliki lebih banyak yang belum sempat saya baca. Dengan terus membeli berarti semakin banyak buku yang belum saya baca.
Tetapi niat tersebut ternyata tidak selalu dapat saya penuhi. Ada saat-saat tertentu yang mengharuskan saya untuk tetap membeli buku. Pada akhir oktober lalu, di kampus tempat saya bekerja, Penerbit Teras Yogyakarta sedang mengadakan pameran. Harganya cukup murah. Saya pun tergoda membelinya.
- See more at: http://ngainun-naim.blogspot.com/2013/10/dari-buku-ke-buku.html#sthash.8P7lWCFQ.dpuf
Pertimbangannya sederhana yaitu tempat buku di rumah saya sangat terbatas. Jika saya terus membeli buku, persoalan tempat bisa menjadi masalah tersendiri. Selain itu, buku yang saya miliki lebih banyak yang belum sempat saya baca. Dengan terus membeli berarti semakin banyak buku yang belum saya baca.
Tetapi niat tersebut ternyata tidak selalu dapat saya penuhi. Ada saat-saat tertentu yang mengharuskan saya untuk tetap membeli buku. Pada akhir oktober lalu, di kampus tempat saya bekerja, Penerbit Teras Yogyakarta sedang mengadakan pameran. Harganya cukup murah. Saya pun tergoda membelinya.
- See more at: http://ngainun-naim.blogspot.com/2013/10/dari-buku-ke-buku.html#sthash.8P7lWCFQ.dpuf
Pertimbangannya sederhana yaitu tempat buku di rumah saya sangat terbatas. Jika saya terus membeli buku, persoalan tempat bisa menjadi masalah tersendiri. Selain itu, buku yang saya miliki lebih banyak yang belum sempat saya baca. Dengan terus membeli berarti semakin banyak buku yang belum saya baca.
Tetapi niat tersebut ternyata tidak selalu dapat saya penuhi. Ada saat-saat tertentu yang mengharuskan saya untuk tetap membeli buku. Pada akhir oktober lalu, di kampus tempat saya bekerja, Penerbit Teras Yogyakarta sedang mengadakan pameran. Harganya cukup murah. Saya pun tergoda membelinya.
- See more at: http://ngainun-naim.blogspot.com/2013/10/dari-buku-ke-buku.html#sthash.8P7lWCFQ.dpuf

PENGANTAR PSIKOLOGI KOGNITIF

Ketika membaca dan berpikir mengenai apakah definisi psikologi kognitif itu? Sesungguhnya kita sedang melibatkan kognisi. Psikologi Kognitif...